Obstructive sleep apnea (OSA) adalah salah satu tipe gangguan tidur atau sleep apnea. Prinsip utama OSA adalah terdorongnya lidah dan palatum ke belakang hingga menempel pada dinding faring posterior, menyebabkan oklusi nasofaring dan orofaring. Kolaps saluran napas atas terjadi bila tekanan negatif orofaring saat inspirasi melampaui batas batas stabilisasi otot dilator dan abduktor saluran napas atas. Baik faktor struktural maupun fungsional memegang peran dalam menentukan tekanan kritis kolaps saluran napas.
Tampilkan postingan dengan label Gangguan tidur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gangguan tidur. Tampilkan semua postingan
31 Maret 2013
SLEEP APNEA, berbahayakah terhadap kardiovaskular?
Sleep apnea adalah terhentinya aliran udara melalui hidung dan mulut secara berulang yang berhubungan dengan terbangun dari tidur dan desaturasi oksigen. Sleep apnea terbagi atas
- Obstructive sleep apnea (OSA) yaitu usaha napas tetap ada sementara saluran napas orofaring tertutup
- Central sleep apnea (CSA) yaitu tidak ada usaha napas dan tidak ada aliran udara
27 Maret 2013
TIDUR, pengaruhnya terhadap pernapasan
Tidur dibedakan atas nonrapid eye movement (nREM) atau tidur tenang dan rapid eye movement (REM) atau tidur aktif. Tidur nREM mencakup 4 tingkat kedalaman, tingkat 3 dan 4 merupakan tidur gelombang pendek. Saat tidur REM, terjadi saat bermimpi, aktivitas metabolisme otak meningkat dan sistem saraf pusat tereksitasi.
25 Januari 2013
CENTRAL SLEEP APNEA (CSA)
CSA adalah berkurangnya ventilasi selama tidur akibat menurunnya upaya
respirasi selama 10 detik atau lebih pada orang dewasa. Gangguan tidur ini umumnya terjadi pada
penderita gangguan neurologis yang mempengaruhi control respirasi. Predisposisi
lebih besar pada pasien gangguan neuromuskular dan orang tua. Otak gagal mengirimkan sinyal ke diafragma dan
otot dada untuk mempertahankan siklus pernapasan.
16 Januari 2013
GANGGUAN NAPAS SAAT TIDUR
Saat tidur, otak mengirim sinyal kepada otot napas agar terjadi proses
pernapasan. Central sleep apnea (CSA) terjadi bila otak tidak mengirim sinyal
untuk bernafas atau sinyal dari otak tidak sampai ke otot pernapasan. Obstruktivesleep apnea (OSA) terjadi bila sinyal dari otak sampai ke otot pernapasan, otot
pernapasan bekerja sehingga terjadi proses pernapasan namun hasilnya tidak
sempurna karena terjadi penyempitan saluran napas sehingga mengganggu aliran udara.
Langganan:
Postingan (Atom)