Tampilkan postingan dengan label Struktur & fungsi respirasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Struktur & fungsi respirasi. Tampilkan semua postingan

5 Juli 2014

Transport karbondioksida

Metabolisme intraselular menghasilkan produk (metabolit) yang membentuk asam dalam cairan tubuh. Seorang dewasa normal memproduksi sekitar 12.000 mmol ion hidrogen setiap harinya. Sekitar 98% asam tersebut berupa karbondioksida (CO2), yang bereaksi dengan air membentuk asam karbonat ( H2CO3).

20 Juni 2014

Ukuran partikel obat inhalasi

Salah satu faktor utama yang mempengaruhi pengendapan obat berbentuk aerosol adalah ukuran partikel. Efek ukuran partikel terhadap pengendapat obat dalam saluran napas diperlihatkan pada gambar di sebelah. Saluran napas atas (hidung dan mulut) efisien dalam menyaring partikel, semua partikel berukuran lebih dari 10 mikron akan mengendap di hidung dan semua partikel berukuran lebih dari 15 mikron mengendap di mulut. 

30 Mei 2014

Komplikasi terapi oksigen

Pemberian terapi oksigen sebaiknya dikerjakan dengan tepat dan hati-hati, sebagaimana kita memberikan obat kepada pasien. oksigen, seperti pada sebagian besar obat, mempunyai kisaran dosis aman. Efek fisiologis yang merugikan, dan efek toksik yang berhubungan dengan dosis lebih tinggi dan penggunaan lama.

21 Mei 2014

Sistem pembersihan mukosiliar

Mekanisme proteksi saluran napas terdiri atas batuk, bersin dan sistem pembersihan mukosiliar. Sistem pembersihan mukosiliar didukung oleh mukus dan sel bersilia, berfungsi menangkap dan membawa partikel dalam udara yang belum tersaring oleh hidung dan saluran napas besar. Dalam keadaan normal, produksi mukus dalam paru sekitar 100 ml/hari.

13 April 2014

Peran compliance paru terhadap ventilasi paru

Proses ventilasi pada sistem respirasi dipengaruhi oleh dua faktor utama yaitu resistensi saluran napas dan compliance paru. Compliance paru adalah perubahan volume paru yang terjadi per perubahan tekanan pada paru, dihitung dengan rumus: Compliance = delta V / delta P, dimana delta V adalah perubahan volume dan delta P adalah perubahan tekanan. 

11 April 2014

Resistensi saluran napas pada ventilasi paru

Sistem respirasi bertanggung jawab mengantarkan oksigen (O2) sebagai salah satu bahan penting yang diperlukan untuk metabolisme sel dan mengeluarkan karbondioksida (CO2) sebagai hasil metabolisme sel. Proses respirasi terbagi dua yaitu respirasi eksterna dan respirasi interna. Respirasi eksterna meliputi ventilasi paru (proses mekanik yang mengatur keluar masuknya udara dari udara luar sampai ke alveoli) dan difusi paru (proses pertukaran gas antara ruang alveoli dengan kapiler darah menembus dinding alveoli, jaringan interstisial dan endotel kapiler paru).

12 Januari 2014

Kelelahan otot respirasi

Otot respirasi meliputi diafragma, otot interkostal dan otot tambahan (sternocleidomastoid, scalene dan abdominal). Otot-otot tersebut merupakan otot rangka yang sangat penting untuk kehidupan karena proses respirasi sangat bergantung pada mereka. Fungsi utama otot tersebut adalah mengembangkan rongga toraks sehingga terbentuk tekanan intratoraks negatif dan selanjutnya terjadi aliran udara masuk ke paru.

4 Desember 2013

Emfisema paru

Emfisema merupakan diagnosis patologis berupa pembesaran abnormal permanen saluran udara sebelah distal bronkiolus terminalis, disebabkan oleh destruksi dinding alveoli dan tanpa fibrosis. Keadaan ini menyebabkan penurunan drastis permukaan alveoli yang merupakan tempat pertukaran gas antara alveoli dengan pembuluh darah.

22 Agustus 2013

KAPASITAS RESIDU FUNGSIONAL

Functional residual capasity (FRC)
Kapasitas residu fungsional (KRF) atau Functional residual capacity (FRC) adalah volume gas yang tersisa dalam paru pada saat akhir expirasi normal tanpa paksaan. Volume relaksasi (Vr) adalah volume udara saat tendensi paru untuk kolaps atau menguncup melawan tendensi dinding dada untuk mengembang, saat otot dalam keadaan netral. Ini adalah volume setelah ekspirasi tidal secara alami /rileks, disebut kapasitas residu fungsional. 

21 Agustus 2013

RESIDUAL VOLUME (VOLUME RESIDU) PARU

Volume Residu = KPT dikurangi KV
Volume residu adalah volume gas dalam paru yang masih tertinggal saat akhir ekspirasi maksimal, dengan kata lain volume residu adalah kapasitas paru total dikurangi kapasitas vital. Pada subjek muda, ekspirasi bisa terjadi dengan bebas saat iga menyempit.

16 Agustus 2013

DISFUNGSI DIAFRAGMA

Anatomi diafragma
Diafragma adalah struktur berbentuk kubah yang memisahkan rongga toraks dengan rongga abdomen. Diafragma merupakan otot respirasi utama, disyarafi oleh nervus frenikus, cabang nervus cervical C3-C5. Aktivitas mekanik diafragma paling baik diketahui dengan mempelajari anatomi dan kaitannya dengan dinding dada.

31 Juli 2013

MEKANIK PERNAPASAN (mechanics of breathing)

Udara, seperti cairan, berpindah dari daerah bertekanan tinggi menuju tekanan rendah. Karena itu, agar udara bisa berpindah masuk atau keluar dari paru, harus ada perbedaan tekanan antara atmosfer dan alveoli. Jika tidak terjadi perbedaan tekanan, tidak akan terjadi aliran udara. Pada keadaan normal, inspirasi akan menyebabkan tekanan dalam alveoli turun sampai di bawah tekanan atmosfer.

23 Juli 2013

STRUKTUR SISTEM RESPIRASI

Udara masuk ke dalam sistem respirasi melalui hidung atau mulut. Udara yang masuk melaui hidung akan disaring, dihangatkan sesuai suhu tubuh dan dilembabkan pada saat melalui hidung dan konka nasalis. Selain itu juga terjadi mekanisme proteksi, akan dibahas tersendiri. Udara yang dihirup melalui hidung akan masuk ke saluran napas melewati nasofaring, sedangkan yang melalui mulut akan melewati orofaring.

18 Juli 2013

PLEURA, fungsi

Pleura terdiri atas pleura parietal dan pleura viseral. Pada keadaan normal, terdapat sedikit cairan diantara permukaan serosa kedua pleura, yang selalu mengalami pergantian. Selain berfungsi sebagai lapisan dalam rongga pleura agar tidak menimbulkan friksi, membran ini juga berhubungan dengan transportasi cairan. Komposisi normal cairan pleura sebagai berikut:

16 Juli 2013

PLEURA, anatomi dan histologi

Anatomi pleura
Pleura merupakan lapisan selubung permukaan rongga pleura dan isinya, terdiri atas pleura viseral dan pleura parietal. Pleura viseral menyelubungi paru sampai ke celah interlobus, sedang pleura parietal melapisi dinding toraks, sisi lateral mediastinum, membran suprapleura, thoracic inlet, dan diafragma sisi toraks.

31 Januari 2013

GANGGUAN FAAL PARU


Spirometri dapat digunakan untuk menilai gangguan faal paru yang dibagi menjadi dua kelompok utama yaitu gangguan restriksi dan gangguan obstruksi.

Restriksi
Restriksi adalah gangguan pengembangan paru oleh sebab apapun. Paru menjadi kaku, daya tarik ke dalam lebih kuat sehingga dinding dada mengecil, iga menyempit dan volume paru mengecil. Volume statis paru mengecil yaitu KV (kapasitas vital), KPT (kapasitas paru total), VR (volume residu), VCE (volume cadangan ekspirasi) dan KRF (kapasitas residu fungsional).

SPIROMETRI

Spirometri merupakan suatu alat sederhana yang digunakan untuk mengukur volume udara dalam paru. Alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur volume statik dan volume dinamik paru. Volume statik terdiri atas volume tidal (VT), volume cadangan inspirasi (VCI), volume cadangan ekspirasi (VCE), volume residu (VR), kapasitas  vital (KV), kapasitas vital paksa (KVP), kapasitas residu fungsional (KRF) dan kapasitas paru total (KPT). Contoh volume dinamik adalah volume ekspirasi paksa detik pertama (VEP1) dan maximum voluntary ventilation (MVV). Nilai normal setiap volume atau kapasitas paru dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, ras dan bentuk tubuh.