Tampilkan postingan dengan label STOP merokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label STOP merokok. Tampilkan semua postingan
31 Mei 2026
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: WHO Mendorong Langkah Berani untuk Melindungi Generasi Mendatang dari Tembakau dan Nikotin
Menjelang Hari Tanpa Tembakau Sedunia, World Health Organization (WHO) menyerukan tindakan mendesak dan tegas untuk melindungi anak-anak dan remaja di Indonesia dari bahaya kecanduan tembakau dan nikotin. Ini termasuk dukungan kuat untuk melarang rokok elektronik, menerapkan peringatan kesehatan bergambar pada kemasan tembakau, dan memulai langkah jangka panjang untuk menciptakan generasi bebas tembakau
28 Mei 2026
Pemeriksaan Gas CO pada Perokok
Walaupun sudah diketahui secara umum bahwa rokok dapat menimbulkan gangguan kesehatan, namun kebiasaan merokok sering ditemui di seluruh dunia. Menurut laporan World Health Organization (WHO) pada saat ini terdapat sekitar 1 milyar perokok di dunia dan perokok aktif tersebut mengkonsumsi sekitar 6 triliun rokok setiap tahunnya. Sekitar 6 juta kematian akibat penggunaan tembakau beserta pajanan asap rokok terjadi setiap tahun yaitu meliputi 6% penyebab kematian pada perempuan dan 12 % penyebab kematian pada laki-laki.
24 Mei 2026
Penilaian Ketergantungan Nikotin
Sudah kita ketahui bersama bahwa upaya berhenti merokok merupakan tantangan bagi sebagian besar perokok dan pengguna Vape. Mereka menyadari bahwa asap rokok dan uap Vape mempunyai dampak yang buruk terhadap kesehatan terutama kesehatan paru dan pernapasan. Berbagai penyakit paru timbul akibat rokok, antara lain kanker paru dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
31 Mei 2019
Refleksi Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2019: Benarkah Vape sebagai Solusi Berhenti Merokok?
Setiap tanggal 31
Mei, World Health Organization (WHO) dan seluruh dunia
memperingati World No Tobacco Day
(WNTD) atau Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS). Fokus pada Hari Tanpa Tembakau
Sedunia tahun 2019 ini adalah “Tobacco
and Lung Health”. “Don’t Let Tobacco Take Your Breath Away“
merupakan slogan yang diangkat dalam peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia
(HTTS) tahun 2019. Kampanye ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan
dampak negatif rokok/tembakau terhadap kesehatan tubuh khususnya kesehatan
paru.
Penggunaan
produk tembakau tidak hanya berupa rokok konvensional, angka pengguna rokok
elektrik juga semakin meningkat di kalangan anak dan remaja. WHO menyebutkan bahwa peredaran rokok elektronik atau yang
secara umum dikenal dengan nama vape, secara global saat ini tengah melambung.
Peredarannya tersebar luas terutama di negara-negara berkembang, khususnya pada
anak-anak dan remaja. Ribuan toko vape tiba-tiba menjamur dan pengguna vape
menjadi sangat umum. Produk baru ini disebut-sebut lebih aman dibanding rokok konvensional
dan bahkan bisa menjadi solusi berhenti merokok.
4 April 2019
Manfaat berhenti merokok
Berhenti merokok merupakan pengalaman emosional yang tidak atau kurang menyenangkan secara psikologis pada sebagian besar perokok. Beberapa kendala yang mengganggu seorang berhenti merokok misalnya adiksi nikotin, efek putus nikotin, faktor psikologis dan lingkungan sosial. Sebagian perokok ternyata belum tahu apakah keuntungan berhenti merokok. Banyak sekali manfaat yang akan didapat apabila seorang berhenti merokok, baik dari aspek kesehatan, sosial, mental maupun ekonomi.
31 Mei 2018
Rokok atau sedekah?
Hari ini (Hari Tanpa Tembakau Sedunia) adalah saat yang tepat untuk menayangkan lagi video ini, kebetulan pas bulan puasa. Semoga ada yang mendapatkan "pencerahan".
17 Februari 2018
VAPE, solusi berhenti merokok?
Personal vaporizer atau sering disebut PV / vape merupakan
suatu alat yang menghasilkan nikotin dalam bentuk uap, menggunakan listrik dari
tenaga baterai. Sejak dikembangkan pertama kali pada tahun 2003 di
China, produk ini telah menyebar di banyak negara dengan berbagai sebutan
seperti rokok elektrik, rokok elektronik,
electronic cigarette, E-cigarette,
E-cig, electro smoke, E-juice, Green Ci, (PV)/vape/vapor dan lain
sebagainya. WHO menyebut produk ini sebagai electronicnicotine delivery system (ENDS).
15 November 2017
ANCAMAN GLOBAL, banyak orang tidak menyadarinya
14 Juli 2017
28 Mei 2017
Siapa Tuhannya Perokok?
Empat faktor risiko utama terhadap meningkatnya penyakit tidak menular adalah konsumsi tembakau, konsumsi alkohol, diet yang buruk dan kurang aktivitas. Ke empat faktor tersebut semakin mengancam kehidupan manusia secara global. Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menunjukkan bahwa persentase merokok bertambah dengan meningkatnya umur, sampai kelompok umur 30-40 tahun.
31 Januari 2017
Rokok Elektrik, lebih aman?
Rokok elektrik atau rokok elektronik (electronic cigarette) adalah alat yang menggunakan listrik dari tenaga baterai untuk memberikan nikotin dalam bentuk uap (vapor), berbeda dengan rokok nonelektrik (konvensional) yang memberikan nikotin dalam bentuk asap (smoke).
22 Desember 2014
Seberapa sulit berhenti merokok?
Sebagian (kecil) perokok bisa dengan mudah berhenti dari kebiasaan merokok, namun sebagian besar lainnya ternyata sulit berhenti bahkan ada yang selalu gagal setiap kali mencoba berhenti merokok. Fagerstrom membuat suatu indeks yang akan menilai seberapa berat ketergantungan dirinya terhadap rokok, semakin tinggi nilainya semakin berat ketergantungannya.
15 Agustus 2014
Animasi: Manfaat berhenti merokok
Seorang perokok akan mendapatkan banyak manfaat bila berhenti merokok, baik dari segi kesehatan, mental, sosial, maupun ekonomi. Manfaat berhenti merokok sudah mulai ada sejak 20 menit pertama berhenti merokok dan bila sudah berhenti merokok 10-15 tahun maka risiko penyakit jantung koroner akan menurun seperti orang yang tidak pernah merokok.
11 Agustus 2014
Animasi Powerpoint: Rokok dan faal paru
Banyak manfaat akan didapat bila seorang berhenti merokok, baik dari sisi kesehatan, mental, sosial, maupun ekonomi. Dari sisi kesehatan, berhenti merokok akan menurunkan risiko kematian jauh lebih besar dibandingkan penurunan kolesterol atau penurunan tekanan darah. Seorang perokok yang berhenti merokok menunjukkan perlambatan penurunan VEP1 dibandingkan dengan yang tetap merokok.
4 Agustus 2014
Animasi Presentasi: Efek "positif" nikotin
Sebuah penelitian menunjukkan sekititar 70% perokok berkeinginan untuk berhenti merokok. Sebagian besar dari mereka hanya mengandalkan komitmen sendiri tanpa bantuan pihak lain, sehingga kemungkinan berhasil hanya 3-5% saja. Banyak kendala yang menghalangi orang untuk berhenti merokok, namun ada 3 faktor utama yaitu faktor biologis/fisiologis, faktor psikologis dan perilaku, serta faktor lingkungan sosial.
27 Agustus 2013
SAKIT TB PARU, bolehkah merokok?
![]() |
| Bahaya asap rokok |
31 Mei 2013
PEROKOK PASIF, asap tembakau lingkungan
Hari tanpa tembakau sedunia diperingati setiap tanggal 31 Mei, dicetuskan oleh WHO pada tahun 1987. Gerakan ini menyerukan agar para perokok berpuasa tidak merokok selama 24 jam di seluruh dunia, sehingga satu hari ini tidak ada asap rokok yang mengepul di sekitar kita. Bagi orang yang tidak merokok, asap tembakau selalu tidak menyenangkan.
30 April 2013
STOP MEROKOK, adakah manfaatnya?
Berbagai manfaat akan didapat perokok bila mereka berhenti merokok. Manfaat tersebut bisa dilihat dari segi kesehatan, mental, sosial dan ekonomi. ari sisi kesehatan, berhenti merokok akan menurunkan risiko kematian jauh lebih besar dibandingkan dengan penurunan kolesterol atau penurunan tekanan darah. Semakin awal seseorang berhenti merokok akan meningkatkan usia harapan hidup menjadi lebih panjang.
20 April 2013
NIKOTIN, withdrawal effect
Withdrawal effect atau efek putus nikotin salah satu kendala yang penting. Reward fisiologis berupa produksi dopamin yang tinggi dan tidak tahan terhadap gejala putus nikotin membuat perokok terus merokok. Pada saat seorang berhenti merokok, maka jumlah nikotin yang mencapai reseptor di otak menurun dan hal ini menyebabkan penurunan pelepasan dopamin dan neurotransmiter lainnya sehingga
18 April 2013
NIKOTIN, adiksi dan dampak fisiologis
Adiksi nikotin merupakan salah satu faktor kendala berhenti merokok dari aspek biologis dan fisiologis. Dibandingkan dengan 4 zat lain penyebab adiksi seperti kokain, morfin, kafein, dan alkohol, ternyata nikotin menempati urutan pertama penyebab kematian, adiksi dan tingkat kesulitan untuk tidak menggunakannya lagi. Adiksi nkotin dapat membuat pasien kembali merokok meskipun telah mengalami berbagai penyakit,
Langganan:
Postingan (Atom)










