Sejak abad sembilan belas, para klinisi telah mengakui bahwa kecemasan bisa berhubungan dengan gejala dan tanda seperti kelainan kardiovaskuler. Pasien dengan cemas yang berhubungan dengan nyeri dada sering dilakukan pemeriksaan untuk mencari apakah ada kelainan arteri koroner atau nyeri dada akibat sebab yang lain (nonkardiak). Bila evaluasi gagal menemukan penyebab fisik nyeri dada, pasien sering menghentikan layanan medis dengan masalah yang belum terselesaikan. Sayangnya nyeri dada neuropsikiatrik sering kambuh dan mengganggu pasien. Jika diagnosis bisa ditegakkan, nyeri dada hampir selalu bisa disembuhkan.
10 Oktober 2013
5 Oktober 2013
NYERI DADA, akibat kelainan gastrointestinal
Nyeri yang muncul dari kelainan gastrointestinal harus selalu dimasukkan dalam diagnosis banding nyeri dada. Yang paling penting adalah nyeri yang berasal dari esofagus, sering tidak bisa dibedakan dengan angina. diagnosis banding penyebab nyeri dada yang berasal dari kelainan gastrointestinal dikelompokkan menjadi penyebab esofagus dan nonesofagus.
30 September 2013
NYERI DADA, akibat kelainan muskuloskeletal
Diperkirakan 13 - 20% pasien dengan keluhan nyeri dada disebabkan oleh kelainan muskuloskeletal. Prevalensi kelainan muskuloskeletal mungkin lebih tinggi pada kelompok pasien dengan arteri koroner yang normal setelah dilakukan pemeriksaan angiografi, sehingga makin banyak penyebab nyeri dada yang bisa disingkirkan (nonkardiak).
29 September 2013
NYERI DADA, akibat kelainan paru
Hampir semua nyeri dada akibat kelainan paru disebabkan karena inflamasi atau traksi pada struktur sekitar paru, seperti pleura parietal atau mediastinum. Kelainan hanya pada parenkim paru tidak menyebabkan nyeri kecuali jika melibatkan struktur lainnya.
24 September 2013
NYERI DADA NONKARDIAK
![]() |
| Noncardiac chest pain |
18 September 2013
HEMOPTISIS, karena kanker bronkogenik
![]() |
| Hemoptisis |
Langganan:
Postingan (Atom)



