28 Januari 2013

PNEUMOTORAKS


Pneumotoraks adalah keadaan terdapat udara bebas di dalam rongga pleura. Pneumotoraks merupakan keadaan kegawatan yang bisa menyebabkan kematian. Penanggulangannya sangat sederhana dan hasilnya sangat memuaskan. Ada beberapa macam pneumotoraks, yaitu:

EMPIEMA


Empiema merupakan keadaan terdapatnya nanah dalam rongga pleura yang biasanya merupakan kelanjutan proses efuis parapneumonia. Efusi parapneumonia adalah efusi pleura yang menyertai pneumonia bakteri, abses paru dan bronkiektasis. Empiema dapat juga terjadi akibat komplikasi torakotomi, trauma toraks, perforasi esophagus, torakosentesis (aspirasi cairan pleura), proses keganasan dan infeksi kuman tuberculosis.

25 Januari 2013

CENTRAL SLEEP APNEA (CSA)

CSA adalah berkurangnya ventilasi selama tidur akibat menurunnya upaya respirasi selama 10 detik atau lebih pada orang dewasa. Gangguan tidur ini umumnya terjadi pada penderita gangguan neurologis yang mempengaruhi control respirasi. Predisposisi lebih besar pada pasien gangguan neuromuskular dan orang tua. Otak gagal mengirimkan sinyal ke diafragma dan otot dada untuk mempertahankan siklus pernapasan.

BRONKIEKTASIS (BE)


Bronkiektasis (BE)adalah penyakit saluran napas kronik ditandai dengan dilatasi abnormal yang permanen disertai rusaknya dinding bronkus. Biasanya pada daerah tersebut ditemukan perubahan yang bervariasi termasuk di dalamnya inflamasi transmural, edema mukosa (BE silindris), ulserasi (BE kistik) dengan neovaskularisasi dan timbul obstruksi berulang karena infeksi sehingga terjadi perubahan arsitektur dinding bronkus serta fungsinya.

PNEUMONIA


Pneumonia adalah suatu peradangan paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit) selain yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Sedangkan peradangan paru yang disebabkan oleh nonmikroorganisme (bahan kimia, radiasi, aspirasi bahan toksik, obat-obatan dan lain-lain) disebut pneumonitis. Pengobatan yang terlambat atau tidak tepat bisa mengancam jiwa penderita.

ABSES PARU

Abses paru adalah pengumpulan setempat cairan terinfeksi, berupa pus atau jaringan nekrotik supuratif, dalam suatu kaviti yang terbentuk akibat penghancuran jaringan sekitarnya (parenkim paru). Defnisi abses paru tidak termasuk pengumpulan pus dalam ruang atau rongga yang sudah ada sebelumnya seperti kista bronkogenik terinfeksi atau bula.