Adiksi nikotin merupakan salah satu faktor kendala berhenti merokok dari aspek biologis dan fisiologis. Dibandingkan dengan 4 zat lain penyebab adiksi seperti kokain, morfin, kafein, dan alkohol, ternyata nikotin menempati urutan pertama penyebab kematian, adiksi dan tingkat kesulitan untuk tidak menggunakannya lagi. Adiksi nkotin dapat membuat pasien kembali merokok meskipun telah mengalami berbagai penyakit,
18 April 2013
16 April 2013
ASAP ROKOK, karakteristik
Semula, rokok yang dijual secara komersial tersusun atas tembakau (nicotiana tabacum), kertas dan penyaring atau sering dikenal dengan filter. Rokok yang beredar sekarang, tidak hanya terdiri atas tembakau saja, namun juga dutambah zat lain (zat adiktif). Zat adiktif tersebut antara lain gliserol, sorbitol, propilen glikol, kalium sorbat, asam benzoat, natrium benzoat, cengkeh, menthol, cokelat, vanila dan zat-zat lainnya.
11 April 2013
PPOK, sel inflamasi
Inflamasi saluran napas pasien PPOK merupakan amplifikasi respons inflamasi normal akibat iritasi kronik, misalnya asap rokok atau polusi rumah tangga. sel inflamasi pada PPOK ditandai dengan peradangan pola tertentu yang melibatkan neutrofil, makrofag dan limfosit. sel-sel tersebut melepaskan mediator inflamasi dan berinteraksi dengan sel-sel struktural dalam saluran napas dan parenkim paru.
7 April 2013
SESAK NAPAS, identifikasi dan macamnya
Sesak napas diartikan sebagai sensasi atau rasa tidak nyaman dalam bernapas, berbeda dengan sensasi-sensasi yang lain karena jalan saraf yang mendasarinya belum diketahui dengan pasti. Ujung saraf bebas mentransmisikan sinyal nyeri ke sistem saraf pusat, tapi tidak ada reseptor khusus untuk sesak napas. Demikian pula untuk identifikasi lokasi, walaupun daerah auditori, visual, olfaktori, somatosensori telah diketahui lokasinya di korteks serebri, akan tetapi daerah yang memproses informasi berkaitan dengan sesa napas pada korteks serebri masih belum dapat diidentifikasi.
4 April 2013
EFUSI PLEURA GANAS, patofisiologi
Ada berbagai mekanisme timbulnya efusi pleura pada keganasan, secara garis besar dibagi menjadi langsung dan tidak langsung sebagai berikut:
- Secara langsung
- Metastasis ke pleura dengan peningkatan permeabilitas permukaan pleura
- Metastasis dengan obstruksi pembuluh limfe di pleura
- Pembesaran kelenjar getah bening mediastinum yang mengakibatkan penurunan kemampuan drainase pleura melalui sistem limfatik
3 April 2013
EFUSI PLEURA GANAS, etiologi
Efusi pleura ganas (EPG) adalah efusi pleura yang disebabkan oleh proses keganasan, baik primer atau sekunder atau metastasis. Cairan efusi biasanya berupa eksudat, namun sebagian kecil dapat bersifat transudat. EPG biasanya unilateral sesuai letak proses keganasan meskipun dapat pula bilateral.Ciri lain efusi pleura ini adalah banyaknya jumlah cairan dan cepatnya cairan terakumulasi kembali di rongga pleura meskipun telah dilakukan torakosentesis berkali-kali.
2 April 2013
PLEURA, bisakah terganggu?
Pleura adalah membran tipis yang terdiri dari dua lapisan pleura yaitu pleura viseralis (lapisan dalam) dan pleura parietalis (lapisan luar). Kedua lapisan tersebut bersatu di daerah hilus dan mengadakan penetrasi dengan cabang utama bronkus, arteri dan vena bronkialis, serabut saraf serta pembuluh limfe. Secara histologis kedua lapisan tersebut terdiri atas sel mesotelial, jaringan ikat, pembuluh darah kapiler dan pembuluh getah bening.
Langganan:
Postingan (Atom)

