Dispnea merupakan keluhan utama setiap gangguan atau penyakit yang
melibatkan sistem pernapasan. Diagnosis banding dispnea meliputi penyakit paru,
jantung, dinding dada, neuromuskuler, ginjal, reumatologi, hematologi dan
penyakit psikiatri. Penyakit paru sendiri yang menyebabkan dispnea meliputi
penyakit utama paru, dinding dada, pleura, diafragma dan saluran napas.
Penyakit utama paru diantaranya emfisema, bronchitis, asma, PPOK, penyakit paru
interstisial, fibrosis paru, hipertensi paru primer, dll.
7 November 2013
31 Oktober 2013
Pengaturan keseimbangan asam basa
![]() |
| Ion hidrogen |
Keseimbangan asam basa adalah suatu keadaan kadar ion H+ (ion hidrogen) yang diproduksi setara dengan kadar ion H+ yang dikeluarkan oleh sel, jadi keseimbangan asam basa adalah keseimbangan ion H+. Walaupun produksi asam akan terus menghasilkan ion hidrogen dalam jumlah yang sangat banyak, ternyata kadar ion hidrogen tetap dipertahankan pada kadar rendah, 40 + 5 nM atau pH 7,4.
NYERI DADA KARDIAK, akibat kelainan jantung non CAD
Beberapa kelainan jantung penyebab nyeri dada bisa memperlihatkan riwayat dan pemeriksaan fisik khas seperti penyakit jantung koroner (coronary arterial diseases/CAD). untuk menegakkan diagnosis dengan tepat mungkin perlu melakukan ekokardiografi, CT scan, angiografi dan biopsi. Pada beberapa kasus, diagnosis ditegakkan dengan menyingkirkan penyebab lain.
28 Oktober 2013
Latihan Jasmani pada PPOK
Berkurangnya aktivitas sehari-hari pasien PPOK menyebabkan penurunan fungsi otot skeletal. Imobilisasi selama 4-6 minggu menyebabkan penurunan kekuatan otot, diameter serat otot, penyimpangan energi , dan aktivitas enzim metabolik. Berbaring di tempat tidur dalam waktu lama menyebabkan penurunan ambilan oksigen dan kendali kardiovaskuler.
21 Oktober 2013
Rehalilitasi paru pada PPOK
![]() |
| Rehabilitasi paru |
Tujuan program rehabilitasi pada PPOK adalah untuk meningkatkan toleransi terhadap latihan dan memperbaiki kualitas hidup pasien PPOK. Pasien yang ikut dalam program rehabilitasi adalah mereka yang telah mendapatkan pengobatan optimal disertai:
10 Oktober 2013
NYERI DADA, akibat gangguan neuropsikiatri
Sejak abad sembilan belas, para klinisi telah mengakui bahwa kecemasan bisa berhubungan dengan gejala dan tanda seperti kelainan kardiovaskuler. Pasien dengan cemas yang berhubungan dengan nyeri dada sering dilakukan pemeriksaan untuk mencari apakah ada kelainan arteri koroner atau nyeri dada akibat sebab yang lain (nonkardiak). Bila evaluasi gagal menemukan penyebab fisik nyeri dada, pasien sering menghentikan layanan medis dengan masalah yang belum terselesaikan. Sayangnya nyeri dada neuropsikiatrik sering kambuh dan mengganggu pasien. Jika diagnosis bisa ditegakkan, nyeri dada hampir selalu bisa disembuhkan.
5 Oktober 2013
NYERI DADA, akibat kelainan gastrointestinal
Nyeri yang muncul dari kelainan gastrointestinal harus selalu dimasukkan dalam diagnosis banding nyeri dada. Yang paling penting adalah nyeri yang berasal dari esofagus, sering tidak bisa dibedakan dengan angina. diagnosis banding penyebab nyeri dada yang berasal dari kelainan gastrointestinal dikelompokkan menjadi penyebab esofagus dan nonesofagus.
Langganan:
Postingan (Atom)



