Tekanan parsial CO2 dalam arteri dalam keadaan normal dipertahankan tepat atau mendekati nilai 40 torr (kisaran normal disepakati 35 sampai 45 torr) dengan mekanisme yang mengatur pernapasan. Sensor yang menerima rangsang dari aliran darah arteri dan cairan serebrospinal akan mempengaruhi pusat pengaturan napas untuk menjaga agar PCO2 arteri berada di kisaran 40 torr.
11 Januari 2014
25 Desember 2013
6 Desember 2013
GERD, definisi
Gastroesophageal Refluks Disease (GERD) didefinisikan sebagai gangguan berupa isi lambung mengalami refluks secara berulang ke dalam esofagus, menyebabkan terjadinya gejala dan/atau komplikasi yang menganggu. Gejala atau komplikasi pada sistem respirasi diantaranya adalah batuk kronik dan pencetus serangan asma.
4 Desember 2013
Emfisema paru
Emfisema merupakan diagnosis
patologis berupa pembesaran abnormal permanen saluran udara sebelah distal
bronkiolus terminalis, disebabkan oleh destruksi dinding alveoli dan tanpa
fibrosis. Keadaan ini menyebabkan penurunan drastis permukaan alveoli yang
merupakan tempat pertukaran gas antara alveoli dengan pembuluh darah.
1 Desember 2013
Kolaborasi TB HIV
Tanggal 1 Desember diperingati sebagai Hari AIDS Sedunia, bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap wabah AIDS di seluruh dunia akibat penyebaran virus HIV. Perkembangan epidemi HIV di Indonesia, termasuk yang tercepat di kawasan Asia. Epidemi HIV di Indonesia merupakan tantangan bagi keberhasilan penanggulangan tuberkulosis (TB) dan sebaliknya TB merupakan penyebab utama kematian pada seorang dengan HIV AIDS.
26 November 2013
Asidosis respiratorik
Asidosis respiratorik terjadi apabila terjadi gangguan ventilasi yang mengganggu pengeluaran karbondioksida sehingga terjadi peningkatan PaCO2 (hiperkapnia). Pada tahap awal sistem bufer masih dapat mengatasi, namun bila gagal selanjutnya terjadi penurunan pH. Peningkatan PaCO2 akan merangsang kemoreseptor yang terdapat pada medula dan badan karotis. Respon kemoreseptor di medula berupa peningkatan ventilasi paru.
21 November 2013
Patogenesis tuberkulosis
Lesi primer tuberkulosis (TB) awal hanya bisa dipelajari pada binatang percobaan, karena lesi awal pada manusia hampir tidak mungkin bisa didapatkan. Namun demikian urutan patogenesis TB pada manusia juga terjadi pada kelinci.
Langganan:
Postingan (Atom)



